Friday, 3 June 2016

Cara Menggunakan Each Function Dalam JQuery

JQuery Each Logo

Kali ini saya akan menjelaskan cara menggunakan JQuery each function. JQuery each function digunakan untuk memberi fungsi dari sebuah elemen dan diulang sejumlah elemen tersebut hingga semua elemen mempunyai fungsi.
  1. Syntax yang digunakan
    • Untuk mencari index dan elemen yang sedang dieksekusi
    • $('li').each(function(index, element){
      alert(index, + ' : ' + $(element).text());
      });
      Catatan : index dan isi dari sebuah elemen itu sendiri akan dikirim ke anonymous function tepat setelah each function dijalankan/dieksekusi.
    • Untuk mencari elemen saja, dapat menggunakan syntax dibawah ini
    • $('li').each(function(){
      alert($(this).text())
      });
    • Untuk stop dari each function dapat menggunakan return false;
    • $('li').each(function(){
      if($(this).text() == "Thailand"){
      return false; }
      });
  2. Menggunakan each function dengan mengetahui index dan elemen yang sedang dijalankan
  3. Menggunakan each function dengan mengetahui elemen yang sedang dijalankan
  4. Cara stop dalam each function
  5. Performa dalam menggunakan JQuery each function :
    • JQuery perlu mencari DOM untuk elemen div dengan id = divResult, untuk setiap daftar item dalam list(koleksi). Kinerja dapat ditingkatkan menggunakan "caching divResult elemen".
    • DOM elemen diperbarui pada setiap perulangan each function. Untuk meningkatkan kinerja bangunlah sebuah variable String dengan data yang dibutuhkan dan kemudian perbaru elemen DOM di luar perulangan. Hal ini memastikan bahwa elemen DOM hanya sekali diperbarui.
    • Untuk lebih jelasnya lihat dibawah ini :
    Penggunaan Awal
    Penggunaan yang dapat meningkatkan performa

Cara Menggunakan Disabled dan Enabled Selector dalam JQuery

Selector Logo

Kali ini saya akan menjelaskan cara penggunaan Disabled dan Enabled Selector dalam JQuery. Disabled Selector digunakan untuk memilih elemen yang mempunyai atribut disabled , sedangkan Enabled Selector digunakan untu kemmeilih elemen yang mempunyai atribut enabled.
  1. Syntax yang digunakan
  2. Selector Syntax Keterangan
    Disabled Selector $(':disabled') Untuk memilih semua elemen yang mempunyai atribut disabled

    Enabled Selector $(':enabled') Untuk memilih semua elemen yang mempunyai atriubt enabled
  3. Memilih semua elemen disabled dan memberi warna border
  4. Memilih semua elemen input text disabled dan memberi warna border.
  5. Memilih semua elemen enabled dan memberi warna border
  6. Memilih elemen textarea enabled dan memberi warna border

Wednesday, 1 June 2016

Pengertian, Contoh dan Penjelasan JQuery #Id Selector

Selector Logo


Kali ini saya akan menjelaskan secara detil tentang selector #Id dalam JQuery, dan artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "Apa itu JQuery Selector". Dan dibawah ini adalah inti inti penting yang telah saya ringkas sedemikian rupa untuk menghemat waktu belajar anda.
  1. JQuery #Id Selector menggunakan fungsi document.getElementById() yang ada pada JavaScript.
  2. JQuery #Id Selector adalah selector yang paling efisien dibanding JQuery Selector lainnya, ini dikarenakan jika kita mengetahui id dari sebuah elemen, kita tinggal memanggil idnya dan menggunakannya.
  3. Elemen HTML yang mempunyai ID harus unik(tidak ada id yang sama antara elemen yang satu dengan yang lainnya) dalam sebuah halaman, jika ada yang sama maka JQuery #Id Selector hanya akan memproses elemen yang pertama.
  4. Fungsi JavaScript document.getElementById() menghasilkan error jika elemen dengan id yang dicari tidak ditemukan, lain halnya dengan JQuery #Id Selector, ia tidak akan menghasilkan error. Untuk mengecek jika sebuah elemen ditemukan, kita bisa menggunakan fungsi length dari JQuery.
  5. JavaScript document.getElementById() dengan JQuery(#id) Selector tidaklah sama. document.getElementById() menghasilkan mentahan objek DOM(Document Object Model), sedangkan JQuery(#id) selector menghasilkan objek JQuery yang telah terbungkus objek DOM dan siap diberi method. Ini adalah alasan mengapa kita dapat memanggil method JQuery seperti css(), click(), trigger() di objek yang dihasilkan JQuery, untuk mendapatkan objek DOM pokok dari JQuery menggunakan
  6. $("#id")[0];, [0] = urutan dari jumlah id (#id) yang tersedia.
    atau
    $("#id");
  7. document.getElementById() membutuhkan waktu proses yang lebih singkat dibanding JQuery("#id") Selector. Biasakan menggunakan document.getElementById() dibanding JQuery("#Id") selector kecuali jika kita membutuhkan fungsi tambahan yang disediakan oleh JQuery tersendiri.

  8. dikarenakan proses di atas sangat singkat, maka tidak perlu banyak waktu yang dibutuhkan hehe.., jika suatu saat anda memiliki proses yang membutuhkan waktu yang panjang, coba anda cari waktu proses yang dibutuhkan antara doc.getElementById dan JQuery("#id") Selector.

Cara Menggunakan Selected Selector Dalam JQuery


Kali ini saya akan menjelaskan tentang Selected Selector JQuery. Apa itu Selected Selector? Selected Selector hampir sama fungsinya dengan Checked Selector, hanya saja Selected Selector digunakan untuk memilih option yang terseleksi.
  1. Syntax yang digunakan :
  2. $('#idSelect option:selected')
  3. Menggunakan Selected Selector dalam single select dropdown
  4. Menggunakan Selected Selector dalam multiple select option

Pengertian, Contoh, dan Penjelasan JQuery Class Selector

JQuery Class Selector


Kali ini saya akan menjelaskan secara detil tentang Class Selector dalam JQuery, dan artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "Apa itu JQuery Selector". Dan dibawah ini adalah inti inti penting dari tutorial yang telah saya ringkas.
  1. Syntax yang digunakan :
  2. $('.class')
  3. JQuery Class Selector menggunakan fungsi native JavaScript getElementsByClassName()
  4. $('.small'), // memilih semua elemen dengan class small
    $('.small,.big'), // memilih semua elemen dengan class small atau big
    $('div.small,.big'), // memilih div elemen dengan class small atau semua elemen dengan class big
  5. Memilih semua elemen dengan class "small" dan memberi "2px border merah"
  6. Memilih semua elemen dengan class "small" atau "big" dan memberi border 2px solid red.
  7. Memilih semua elemen dengan class small yang berada didalam elemen dengan id=#div2 dan memberi border 2px solid red.
  8. Memilih semua elemen dengan class "small" dan memberi border 2px solid red. Catatan : div1 mempunyai 2 class, yaitu "small" dan "big"
  9. Memilih semua elemen yang mempunyai class small dan big. Catatan: tidak boleh ada spasi antara nama class
  10. Atau bisa juga menggunakan fungsi filter.

Pengertian, Contoh dan Penjelasan JQuery Element Selector

JQuery Element Selector


Kali ini saya akan menjelaskan secara detil tentang Element Selector dalam JQuery, dan artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "Apa itu JQuery Selector". Dan dibawah ini adalah inti inti penting dari tutorial yang telah saya ringkas.
  1. Untuk memilih elemen berdasarkan tag nama menggunakan JQuery Elemen Selector
  2. $('td'), // memilih semua elemen td
    $('div a'), // memilih semua elemen a(anchor) yang merupakan child dari elemen div
    $('div, span, a'), // memilih semua elemen div, span, dan a(anchor)
  3. Memunculkan alert untuk menghitung total element td dalam sebuah halaman
  4. Memilih semua elemen tr dan mengubah warna background menjadi merah.
  5. Memunculkan alert dengan isi dari sebuah tabel
  6. Memunculkan alert dengan isi dari setiap elemen tr dalam tabel
  7. Mengganti warna background dari semua elemen div, span, dan anchor
  8. Memilih elemen anchor yang berada dalam div
  9. Mengganti warna background table secara bergantian

Pengertian, Contoh, dan Penjelasan Attribute Value Selector dalam JQuery

JQuery Attribute Value Selector

Kali ini saya akan menjelaskan secara detil tentang Attribute Value Selector dalam JQuery, dan artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "Apa itu JQuery Selector". Dan berikut ini adalah hal-hal yang akan kita pelajari :
  1. Macam-macam Attribute Value Selector dalam JQuery :
  2. Attribute Equals Selector [name="value"]

    Attribute Contains Selector [name*="value"]

    Attribute Contains Word Selector [name~="value"]

    Attribute Contains Prefix Selector [name|="value"]

    Attribute Starts With Selector [name^="value"]

    Attribute Ends With Selector [name$="value"]

    Attribute Not Equal Selector [name!="value"]
  3. Syntax yang digunakan :
  4. $('[title="div1title"]')Memilih semua elemen yang mempunyai nilai atribut sama dengan div1title

    $('[title!="div1title"]')Memilih semua elemen yang mempunyai nilai atribut tidak sama dengan div1title

    $('[title*="testTitle"]')Memilih semua elemen yang mempunyai nilai atribut mengandung substring testTitle

    $('[title~="test"]')Memilih semua elemen yang mempunyai nilai atribut mengandung kata test, dibatasi dengan spasi

    $('[title|="myTitle"]')Memilih semua elemen yang mempunyai nilai atribut sama dengan myTitle atau berawalan myTitle yang diikuti dengan karakter hyphen(-)

    $('[title^="Title"]')Memilih semua elemen yang mempunyai nilai atribut berawalan Title

    $('[title$="Title"]')Memilih semua elemen yang mempunyai nilai atribut berakhiran Title
  5. Contoh Attribute Equals Selector
  6. Contoh Attribute Not Equals Selector. Cara Implementasi Not Equals Selector ada 2 cara yaitu :
  7. $('div[title!="Title"]') atau
    $('div:not([title!="Title"])')
  8. Contoh Contains Selector
  9. Contoh Contains Word Selector
  10. Contoh Contains Prefix Selector
  11. Dalam beberapa kasus bisa digunakan sebagai Equals Selector.
  12. Contoh Starts With Selector
  13. Contoh Ends With Selector

Pengertian, Contoh, dan Penjelasan Attribute Selector dalam JQuery

JQuery Attribute Selector

Kali ini saya akan menjelaskan secara detil tentang Attribute Selector dalam JQuery, dan artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul "Apa itu JQuery Selector". Dan dibawah ini adalah inti inti penting dari tutorial yang telah saya ringkas.
  1. Pengertian attribut :
  2. Atribut adalah informasi tambahan yang diberikan kepada tag. Informasi ini bisa berupa instruksi untuk warna dari text, besar huruf dari text, dll. Setiap atribut memiliki pasangan nama dan nilai (value), dan ditulis dengan name=”value”. Value diapit tanda kutip, boleh menggunakan tanda kutip satu (‘) atau dua (“). Contoh attribut :
    a href="google.com" // attributnya adalah href="google.com"
  3. Syntax yang digunakan :
  4. $('[attribute]')
    $('[attribute="value"]')
  5. JQuery Attribute Selector menggunakan fungsi native JavaScript getElementsByTagName().getAttribute()
  6. $('[title]'), // memilih semua elemen yang mempunyai attribute title
    $('div[title]'), // memilih semua elemen div yang mempunyai attribute title
    $('[title="divtitle"]'), // memilih semua elemen yang mempunyai nilai/value attribute title = divtitle
    $('div[title="divtitle"]'), // memilih semua elemen div yang mempunyai nilai/value attribute title = divtitle
  7. Memilih semua elemen dengan attribute "title" dan memberi "2px border merah"
  8. Memilih semua elemen div yang mempunyai attribute title dan memberi border 2px solid red.
  9. Memilih semua elemen yang mempunyai nilai attribute title = div1title dan memberi border 2px solid red.
  10. Memilih semua elemen div yang mempunyai nilai attribute title = div1title dan memberi border 2px solid red. Catatan : div1 mempunyai 2 class, yaitu "small" dan "big"
  11. Memilih semua div elemen yang mempunyai attribute title dan style dan memberi border 2px solid black
  12. Memilih semua div elemen yang mempunyai attribute title atau style dan memberi border 2px solid black
  13. Memilih semua div elemen yang mempunyai nilai attribute title = divtitle dan style = background-color:green dan memberi border 2px solid black

Cara Menggunakan Checked Selector Dalam JQUery


Kali ini saya akan menjelaskan tentang Checked Selector JQuery. Apa itu Checked Selector? Checked Selector adalah Selector yang digunakan untuk memilih semua checkboxes atau radio yang telah dicek.
  1. Syntax yang digunakan :
  2. $('input[type="radio"]:checked') atau
    $('input[type="checkbox"]:checked')
  3. Menggunakan :checked Selector dalam Radio
  4. Menggunakan :checked Selector dalam Radio

Tuesday, 31 May 2016

Perbedaan $(input) dan $(:input) dalam JQuery

Selector Logo

Apa saja perbedaan $(input) dan $(:input), simak penjelasan berikut supaya anda tidak salah menggunakan dan dapat menghemat waktu dalam koding.
  1. $(:input) memilih semua elemen tag input, textarea, dan button, sedangkan $(input) hanya memilih semua elemen dengan tag input.
  2. Perhatikan contoh dibawah ini :
    • Menggunakan $(input)
    • Menggunakan $(:input)
    • Memilih input text saja menggunakan $(:input)
Lalu, manakah yang performanya lebih baik antara $(input[type="text"]) dan $(:input[type="text"])?
Ya, tentu saja $('input[type="text"]') lebih baik dari $(:input[type="text"]), dikarenakan $(:input[type="text"]) harus mendeteksi semua elemen input, textarea, select, dll. Sedangkan $(input[type="text"]) hanya mendeteksi elemen input. Jadi kesimpulannya, jika anda ingin menemukan elemen dengan tag input, lebih baik menggunakan $(input[type="text"]) daripada $(:input[type="text"]).